
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Bali adakan Qur’an Fest 2026, Musabaqoh Hifzhil Qur’an (MHQ) di kantor DPW PKS Bali di Denpasar, Ahad (01/03/2026).
“Pelaksanaan MHQ Qur’an Fest 2026 ini adalah bentuk dari apresiasi terhadap seluruh anggota PKS atas konsistensinya dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an, khususnya menghafal.”
Ketua Umum DPW PKS Bali, Zulrachmad Lonthor yang diwakili oleh Sekertaris Umum, Heri Hariadi, menyampaikan apresiasi terhadap semangat para anggota untuk mengikuti MHQ Qur’an Fest 2026 di Provinsi Bali.
“Semoga kegiatan ini bisa diambil hikmahnya, kita semakin Istiqomah untuk menambah hafalan Al-Qur’an dan murojaah. Karena di Unit Pembinaan Anggota (UPA), Tilawah dan hafalan menjadi agenda penting yang tidak boleh terlewatkan. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh peserta dari UPA se-Bali,” lanjut Heri.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai (BKAP) DPW PKS Bali, Agus Yulianto, mengaku senang dengan terlaksananya kegiatan MHQ Qur’an Fest 2026 di bulan Ramadhan ini.
“Bulan Ramadhan bulannya Al-Qur’an, maka sangat tepat sekali MHQ Qur’an Fest 2026 diadakan di bulan ini. Pengalaman yang luar biasa, semoga mampu mencetak generasi Qur’ani, yang membumikan Al-Qur’an, melestarikan risalah yang dibawa oleh Rasulullah Muhammad SAW,” tutur Agus Yulianto.
Kegiatan MHQ Qur’an Fest 2026 menghadirkan 3 juri dari Ustadz yang memiliki spesialisasi dalam bidang Al-Qur’an, yaitu Ustadz Imam Baihaqi, Ustadz Gusnu Algani, LC, dan Ustadz Nur Achmad Alghoni, M.Pd.
Salah satu juri, Ustadz Ahmad, juga menyampaikan apresiasi atas semangat seluruh peserta MHQ Qur’an Fest 2026.
“Apresiasi setinggi-tingginya untuk DPW PKS Bali dan seluruh peserta atas semangatnya dalam mempersiapkan dan mengikuti MHQ Qur’an Fest 2026 ini. Teruslah untuk memperbaiki dan menjaga hafalannya, terus murojaah pelan-pelan, dinikmati dan ditadabburi setiap ayatnya,” pesan Ustadz Ahmad sebelum menutup sesi kegiatan.
Sejalan dengan juri, salah satu peserta, Rafa, mengaku justru jarang mengulang hafalan (murojaah) juz 30, karena merasa sudah hafal dan gampang.
“Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, yang karenanya saya jadi murojaah juz 30. Jujur, saya jarang murojaah juz 30 karena merasa sudah hafal dan gampang. Ternyata ketika di depan juri, sulit juga,” tutur Rafa, yang menggondol juara 2 kategori juz 30.
Juara MHQ tingkat Wilayah ini selanjutnya akan mewakili DPW PKS Bali dalam ajang MHQ Nasional yang diadakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS. Adapun juara 1 kategori juz 30 diraih oleh Afifah Rosyidah, Kategori Juz 29 dimenangkan oleh Salapudin, dan Kategori juz 28 diraih oleh Tuti Utami.
Ketua Panitia, Kun Mursalin, juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya MHQ Qur’an Fest 2026 tersebut.
“Salah satu tujuan diadakan kegiatan ini adalah agar seluruh anggota konsisten untuk menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an lintas jenjang dan usia. Juga menguatkan budaya muroja’ah dan retensi hafalan di masing-masing kelompok UPA,” tutur Alin.
“Selamat untuk seluruh juara MHQ Qur’an Fest 2026. Semangat menuju MHQ Nasional, semoga bisa mengharumkan nama PKS Bali. Terima kasih untuk seluruh peserta. Terima kasih juga untuk seluruh anggota PKS Bali, semoga kegiatan ini bisa diambil hikmahnya untuk kita semua,” tutup Alin.
(AS)
Tinggalkan Balasan