Teknologi Informasi Ramah Keluarga : Solusi Tangani Dampak Negatif Internet

Denpasar – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali menyelenggarakan diskusi panel bertema Teknologi Informasi Ramah Keluarga di Gedung Undiknas Denpasar pada Minggu (19/1). Acara yang dimulai sejak jam 9 pagi tersebut dihadiri staf ahli Menteri Kominfo Bidang Sosial Budaya, DR. Suprawoto,SH.M.Si, sebagai keynote speaker.Sebagai narasumber Ketua KPI Bali, I Komang Suarsana, MM, Yayasan Tri Hita Karana, Ir. Witarka Yudiarta,MT, Direktur Utama Channel11, Ir.Arnold Makasu Rivai, MM, dan Ketua Bidang  Perempuan Partai Keadilan Sejahtera Provinsi (PKS) Bali, Chairunnisa, S.Si.Apt.
Dalam sambutannya, Ketua BKOW Bali,  AAA Ngr. Tini Rusmini Gorda,menjelaskan bahwa dampak perkembangan teknologi informasi yang diadopsi ada yang berdampak negatif bagi keluarga. Teknologi informasi telah membawa dunia pada era baru dan membawa kemanfaatan di segala bidang tetapi juga ada kesalahpahaman akan kemanfaatan teknologi tersebut. “Kemampuan interpersonal dan emosional bisa tidak tumbuh sempurna karena akan menghidupkan manusia yng tidak bisa berinteraksi dan bersosialisasi,” ungkap Tini Gorda.
“Ibu-ibu adalah garda terdepan dalam menanggulangi masalah ini. Prinsip-prinsip hukum di dunia maya jauh lebih berat dengan dunia realitas.karena sangsi sosial terhadap hal tersebut bersifat abadi dan masif. Sehingga dibutuhkan peran ibu – ibu dalam mendidik putra-putrinya. Selain itu juga perlu pendekatan teknologi seperti ada software anti pornografi, sikap peka untuk melaporkan apabila menemukan situs-situs porno dan mengadakan pendekatan sosial budaya dengan seminar dan penyuluhan.” Jelas staf ahli Menteri Kominfo Bidang Sosial Budaya, DR. Suprawoto, SH. Msi
Walikota Kota Denpasar melalui sambutannya menyatakan bahwa Pemerintah Kota Denpasar siap mendukung dan follow-up acara ini secara berkelanjutan karena kunci keberhasilan kita adalah sinergi  akan kesadaran dan regulasi kominfo terkait hal tersebut.
Sementara itu, Ketua Bidang  Perempuan Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Bali, Chairunnisa, S.Si.Apt dalam paparannya menekankan tentang peran keluarga, terutama ibu dalam mendampingi anggota keluarganya memanfaatkan sarana teknologi informasi yang bernama internet serta menggunakannya secara proporsional. Penggunaan teknologi informasi yang tidak tepat dapat menganggu keharmonisan keluarga. “Bila perlu, buat internet and television free day  untuk tetap menjaga interaksi sosial antara anggota keluarga,” pungkas Chairunisa. (Afn).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>